ISO/IEC 27001 & 27002
- Implementasi ISO/IEC 27001
- Kontrol ISO/IEC 27002
Engineering · Applied AI · Keamanan · Tata Kelola
Saya bekerja pada persimpangan software engineering, applied AI, dan tata kelola keamanan informasi — membangun sistem digital yang berguna, dapat diskalakan, aman, dapat ditelusuri, dan siap untuk lingkungan operasional nyata. Empat area di bawah ini mencerminkan bagaimana persimpangan itu terwujud dalam praktik.
Setiap area mencakup kapabilitasnya, pengalaman representatif, masalah yang biasa ditangani, dan bagaimana area itu terhubung dengan tiga area lainnya.
Backend dan full-stack engineering untuk sistem yang perlu bekerja secara andal di lingkungan operasional nyata — bukan hanya saat pengembangan awal, tetapi di sepanjang bertahun-tahun perubahan.
Software engineering menjadi fondasi bagi tiga area lainnya: fitur applied AI, kontrol keamanan, dan kebutuhan tata kelola pada akhirnya diimplementasikan lewat kode dan desain sistem — bagian dari pendekatan Build · Secure · Govern terhadap sebuah sistem.
Backend dan full-stack engineering lintas sistem informasi rumah sakit, fintech, dan platform kepatuhan keamanan siber — termasuk di Medify.id (sistem informasi rumah sakit, 2019–2022), Bebasinvestasi dan TechX (backend engineering, sejak 2022), serta Bitlion (berkontribusi pada platform self-assessment kepatuhan keamanan siber, sejak 2024).
Kerja AI yang applied dan berorientasi produk: mengintegrasikan generative AI dan kapabilitas berbasis LLM ke dalam fitur yang benar-benar diandalkan pengguna, dengan perhatian pada keandalan dan penggunaan yang bertanggung jawab.
Sejak 2023, bekerja pada produk applied generative AI di Hoomy AI — produk desain rumah berbasis AI untuk pasar Indonesia, mencakup alur kerja image-generation, evaluasi prompt dan output, serta pertimbangan keandalan untuk fitur berbasis AI.
Keamanan diperlakukan sebagai tanggung jawab engineering — dibangun ke dalam arsitektur, autentikasi, penanganan data, dan logging, bukan ditambahkan setelah sistem selesai.
Berkontribusi pada platform self-assessment kepatuhan keamanan siber di Bitlion (sejak 2024), sekaligus praktik secure development lintas sistem teregulasi — sistem informasi rumah sakit dan platform fintech — di mana kontrol akses, perlindungan data, dan traceability menjadi kebutuhan inti.
Security engineering berada di antara software engineering dan governance — menerjemahkan kebutuhan keamanan menjadi keputusan kode dan infrastruktur, sekaligus menyuplai bukti dan status kontrol kembali ke kerja governance dan compliance.
Menerjemahkan standar keamanan dan kebutuhan tata kelola menjadi praktik engineering dan organisasi yang terstruktur dan dapat diaudit.
Pengalaman representatif. Pengalaman dan tanggung jawab yang mencakup implementasi ISO/IEC 27001 dan ISO/IEC 27002, tata kelola keamanan, implementasi risiko dan kontrol, serta kesiapan audit — diterapkan melalui kerja pada platform self-assessment kepatuhan keamanan siber dan di lingkungan operasional teregulasi.
Governance & compliance memberi arah dan akuntabilitas bagi tiga area lainnya — menerjemahkan standar menjadi kebutuhan bagi software engineering, applied AI, dan security engineering, serta menutup lingkaran lewat evidence dan audit readiness.