← Kembali ke karya

Studi kasus

Merancang Platform Self-Assessment Kepatuhan Keamanan Siber

Platform yang dirancang untuk membantu organisasi mengubah kebutuhan kepatuhan keamanan siber menjadi alur kerja yang terstruktur, dapat dinilai sendiri (self-assessment), dan dapat diaudit.

  • Peran: Full Stack Developer (kontributor), Bitlion
  • Linimasa: Mei 2024 – sekarang
  • Domain: Kepatuhan keamanan siber & tata kelola
Beranda platform kepatuhan keamanan siber Bitlion

Konteks

Platform ini beroperasi di lingkungan kepatuhan yang teregulasi, tempat organisasi membutuhkan cara terstruktur untuk menilai postur keamanan siber mereka sendiri terhadap persyaratan yang ditetapkan, sekaligus melacak progres implementasinya.

Masalah

Kebutuhan kepatuhan sering kali sulit diubah menjadi pekerjaan sehari-hari yang dapat dilacak: tanggung jawab tidak jelas, bukti pendukung tersebar, dan pelaporan status untuk keperluan review serta audit sulit dijaga tetap mutakhir.

Peran saya

Sebagai Full Stack Developer, saya berkontribusi dalam merancang dan mengembangkan platform yang membantu organisasi melakukan self-assessment kepatuhan keamanan siber dan mengelola progres implementasinya. Deskripsi ini mencerminkan satu kontribusi dalam upaya tim yang lebih besar, bukan kepemilikan tunggal atas platform.

Pertimbangan engineering

Penilaian berbantuan AI

Belakangan, saya mengerjakan kapabilitas berbantuan AI yang membantu organisasi menyusun draf justifikasi kepatuhan. Pendekatannya adalah retrieval-augmented generation (RAG) atas konteks organisasi itu sendiri — dokumen yang diunggah, termasuk berkas hasil pindai yang diproses dengan OCR, bersama data yang diinput langsung ke platform — diindeks per tenant sehingga data satu organisasi tidak pernah memengaruhi penilaian organisasi lain. Untuk klausa yang dipilih dari framework apa pun yang didukung, materi relevan di-retrieve dan di-re-rank, dan hasilnya adalah penilaian terstruktur, bukan prosa bebas.

Pertimbangan tata kelola

Batasan & trade-off

Salah satu trade-off engineering yang berulang adalah menyeimbangkan kemudahan penggunaan dengan integritas data, kontrol akses, dan traceability — platform harus tetap mudah digunakan untuk self-assessment sehari-hari, sambil tetap memenuhi tingkat ketelitian yang dibutuhkan konteks kepatuhan dan audit.

Hasil

Kebutuhan kepatuhan diterjemahkan menjadi alur kerja yang dapat digunakan dan ditelusuri — mendukung self-assessment, pelacakan implementasi yang lebih jelas, dan aktivitas review serta audit yang lebih siap.

Metrik operasional spesifik dan detail implementasi internal tidak diungkapkan untuk melindungi informasi yang bersifat rahasia. Nama pelanggan, pemetaan kontrol privat, arsitektur sistem, kerentanan, konfigurasi keamanan, alur kerja hak milik, tangkapan layar internal, dan kode sumber tidak diungkapkan.

Terbuka untuk diskusi seputar pengembangan produk yang aman, applied AI, dan compliance engineering.